Perbedaan Efektifitas Art therapy dan Brain gym terhadap Fungsi Kognitif dan Intelektual pada Lansia Demensia di BPSTW Yogyakarta

  • Rizky Erwanto Universitas Respati Yogyakarta
  • Dwi Endah Kurniasih
Keywords: Art therapy, brain gym, fungsi kognitif dan intelektual, lansia demensia

Abstract

Pertambahan usia dan peningkatan prevalensi penyakit tidak menular, merupakan faktor utama penyebab penurunan fungsi kognitif dan intelektual yang berdampak pada menurunnya aktivitas sosial sehari-hari pada lanjut usia. Berdasarkan masalah diatas, diperlukan upaya untuk mengatasi masalah demensia pada lansia yaitu dengan memberikan art therapy dan brain gym. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui efektifitas intervensi art therapy dan brain gym terhadap fungsi kognitif dan intelektual pada lansia demensia.

Jenis penelitian ini adalah Quasi experimental dengan menggunakan rancangan pre dan post without control group design. Hasil uji menggunakan Wilcoxon signed rank test dengan p value sebesar 0,00 0,049, 0,00 dan 0,018. Nilai p value < 0,05, yang berarti bahwa kedua intervensi efektif terhadap fungsi kognitif dan intelektual lansia demensia. Hasil uji MannWhitney pada kedua kelompok didapatkan hasil 0,158 dan 0,935. Nilai p value < 0,05, berarti bahwa tidak ada perbedaan kedua intervensi terhadap fungsi kognitif dan intelektual lansia demensia.

References

Alzheimer Disease International. (2008). Piagam Global Penyakit Alheimer. London: Alzheimer Disease International

Cancela, J. M., Suárez, M. V., Vasconcelos, J. Lima, A., & Ayán, C. (2015). Efficacy of Brain gym Training on the Cognitive Performance and Fitness Level of Active Older Adults: A Preliminary Study. Journal of Aging and Physical Activity.

Candra, I. W., Rikayanti, N. K., & Sudiantara, I. K. (2013). Terapi okupasi menggambar terhadap perubahan halusinasi pada pasien Skizofrenia. Politeknik Kesehatan Denpasar.

Chancellor, B., Duncan, A., & Chatterjee, A. (2014). Art therapy for Alzheimer's disease and other dementias. Pubmed: J Alzheimers Dis. 2014;39(1):1-11. doi: 10.3233/JAD-131295.

Darmojo, B. (2011). Buku Ajar Geriatic (Ilmu Kesehatan Lanjut Usia) edisi ke – 4.Jakarta: FKUI.

Erwanto, R., & Amigo, T. A. E. (2017). Efektifitas Art therapy Dan Brain gym Terhadap Fungsi Kognitif Lansia. Jurnal poltekkes Ternate VOL. 10 No. 2 November 2017.

Kemenkes. (2015). Penanggulangan Penyakit Alzheimer dan Demensia lainnya: Menuju Lanjut Usia Sehat Dan Produktif. Jakarta: Kemenkes.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Situasi Lanjut Usia (LANSIA) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kushariyadi.. (2013). Intervensi (Stimulasi Memori) meningkatkan fungsi kognitif lansia. Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 Oktober 2013 :317-329.

Maurer, F. A., & Smith, C. M. (2005). Community/Public Health Nursing Practice: Health for Families and Populations. Philadelphia: Elsevier Saunders.

Mimica, N., & Kalinic, D. (2011). Art therapy May Be Benefitial For Reducing Stress Related Behaviours In People With Dementia - Case Report. Psychiatria Danubina, 2011; Vol. 23, No. 1, pp 125–128.

Retnani, Probowati & Ratnawati. (2014). Gambaran Fungsi Intelektual Lanjut Usia Di Posyandu Flamboyan Desa Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Jurnal Metabolisme Vol. 3 No. 2.

Sangundo & Sagiran. (2009). Pengaruh Brain gym terhadap Fungsi Kognitif pada Usia Lanjut. Mutiara Medika. Edisi Khusus Vol. 9 No. 2: 86 - 94, Oktober 2009.

Smeltzer, Suzanne, C. & Brenda, G. B. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah, Brunner & Suddarth, Edisi 8. Jakarta: Penerbit EGC.

Stanhope, M., & Lancaster, J. (2004). Community & public health nursing (six ed.). St. Louis, Missouri: Mosby.

Suriastini, Turana, Y., Witoelar, F., Supraptilah, B., Wicakson, T. Y., & Dwi, E. (2016). Angka Prevalensi Demensia: Perlu Perhatian Kita Semua. Policy Brief. Yogyakarta : Survey meter.

Tamher. (2009). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Triestuning, E. (2017). Pengaruh Senam Otak terhadap peningkatan short term memory pada lansia. Jurnal Nurse and health Vol 7, Issue 1, January-June 20.

United Nations Department of Economic and Social Affairs/ Population Division. (2015). Word Population Prospects Key Finding and Advance Tables. United Nation New York.

Wang, Qiu-Yue & Li, Dong-Mei. (2016). Advances in art therapy for patients with dementia. Chinese Nursing Research. Volume 3, Issue 3, September 2016, Pages 105–10.

World Alzheimer Report. (2012). Overcoming the stigma of dementia. London : Alzheimer’s Disease International.

Yusuf, A., Indarwati, R., & Jayanto, A. D. (2010). Brain gym Improves Cognitive Function for Elderly. Jurnal Ners Vol. 5 No. 1 April 2010: 79–86.
Published
2018-11-05
How to Cite
Erwanto, R., & Kurniasih, D. (2018). Perbedaan Efektifitas Art therapy dan Brain gym terhadap Fungsi Kognitif dan Intelektual pada Lansia Demensia di BPSTW Yogyakarta. STRADA JURNAL ILMIAH KESEHATAN, 7(2), 34-41. https://doi.org/10.30994/sjik.v7i2.165